• Beranda
  • Berita
  • Ragam Aktivitas
  • Lembaga
    • Habilis Rehabilitation Centre
      • Profile Lembaga
      • Ruang Lingkup
      • Formulir Pendaftaran
      • Tentang Kami
    • Jember Research Development Center
      • Profile Lembaga
      • Ruang Lingkup
      • Tentang Kami
    • Lembaga Bantuan Hukum
      • Profile Lembaga
      • Program Layanan
      • Formulir Pendaftaran
      • Informasi Produk Hukum
      • Keuntungan
      • Tentang Kami
    • Habilis Tredpaction Centre
      • Profile Lembaga
      • Program Layanan
      • Program Pemberdayaan
      • List Paket Training
      • Tentang Kami
    • Madani Business Centre
      • Profile Lembaga
      • Produk Hasil Pemberdayaan
      • List Produk
      • Info Pemesanan
      • Tentang Kami
  • Tentang Kami
    • Profile Yayasan
    • Kerja Sama
    • Fasilitas
  • Indonesia
    • English
Login
  1. Berita
  2. Sampah Plastik Jadi Peluang Usaha, Yayasan Habilis Indonesia Madani Lakukan Kunjungan Industri Ke CV. Majestic Buana Group

Sampah Plastik Jadi Peluang Usaha, Yayasan Habilis Indonesia Madani Lakukan Kunjungan Industri Ke CV. Majestic Buana Group

Habilis, 24/02/2026 09:37 WIB

Bekasi – Sabtu, 7 Februari 2026 . Kunjungan Yayasan Habilis Indonesia Madani ke CV. Majestic Buana Group dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring dan pembelajaran di bidang pengelolaan lingkungan. Tim yayasan diterima langsung oleh pimpinan perusahaan dan tim p\engelola produksi di lokasi pengolahan. Perusahaan tersebut dikenal sebagai salah satu pelaku usaha yang fokus pada pengolahan sampah plastik. Kegiatan ini bertujuan untuk melihat secara langsung proses daur ulang yang diterapkan serta potensi kolaborasi di masa mendatang. Selain berdiskusi, tim yayasan juga meninjau fasilitas produksi dan mesin pencacah plastik. Masalah sampah plastik sendiri menjadi perhatian global karena dampaknya yang luas terhadap ekosistem. Permasalahan ini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga merambah hingga ke pelosok daerah. Plastik yang tidak terkelola dengan baik dapat mencemari tanah, sungai, dan lautan. Karena sifatnya yang sulit terurai, sampah plastik dapat bertahan hingga ratusan tahun di lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dan keterlibatan berbagai pihak untuk mengurangi dampak pencemaran tersebut.


Sampah plastik merupakan salah satu tantangan lingkungan paling kompleks di era modern. Volume penggunaan yang terus meningkat setiap tahun berbanding lurus dengan jumlah limbah yang dihasilkan. Banyak negara yang masih berjuang menemukan sistem pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Di Indonesia, permasalahan ini menjadi semakin serius seiring dengan pertumbuhan konsumsi masyarakat. Plastik membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai secara alami di tanah maupun di perairan. Kondisi tersebut menuntut adanya solusi yang tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga berorientasi jangka panjang. Jika dikelola dengan tepat, limbah plastik sebenarnya memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Konsep ekonomi sirkular mendorong agar limbah dapat diproses kembali menjadi bahan baku baru. Inisiatif dari sektor swasta memiliki peran penting dalam mengurangi pengurangan sampah plastik. Salah satu contoh nyata adalah kegiatan daur ulang yang dijalankan oleh CV. Grup Majestic Buana.

CV. Majestic Buana Group yang dibangun oleh Mohammad Baedowy merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan sampah plastik. Usaha ini dikembangkan dengan memanfaatkan limbah kemasan yang banyak ditemukan di lingkungan sekitar sebagai bahan baku utama. Bahan yang dikumpulkan antara lain botol bekas air minum, botol oli, plastik toples, serta berbagai jenis kemasan plastik lainnya. Tahap awal produksi dilakukan melalui proses pengumpulan dan pemilahan sesuai dengan jenis plastiknya. Setelah dipisahkan, bahan-bahan tersebut dibersihkan guna menjaga kualitas hasil olahan. Plastik yang telah dibersihkan kemudian dimasukkan ke dalam mesin pencacah untuk diolah menjadi serpihan kecil. Cacahan plastik tersebut selanjutnya dikemas dan dipasarkan kembali ke pabrik sebagai bahan baku daur ulang. Produk hasil olahan ini memiliki permintaan yang stabil karena digunakan dalam proses produksi plastik baru. Melalui sistem tersebut, limbah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat diubah menjadi komoditas yang memiliki nilai ekonomi. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam mengurangi volume sampah plastik yang berakhir di tempat pembuangan akhir.


Dalam sesi diskusi bersama Yayasan Habilis Indonesia Madani, Bapak Baedowy memaparkan sedikit mengenai peluang usaha di sektor ini. Ia menilai pengolahan sampah masih belum banyak diminati karena dianggap kurang menjanjikan. Menurutnya, persepsi tersebut muncul akibat minimnya pemahaman masyarakat terhadap potensi bisnis daur ulang. Ia menyebutkan bahwa bahan baku usaha ini sangat mudah diperoleh dan tersedia berlimpah. “Selama kita mau belajar dan konsisten, usaha ini bisa berjalan stabil dengan risiko yang relatif kecil. Bisnis itu tidak akan berjalan kalau hanya berpikir. Harus ada tindakan nyata dan keberanian untuk memulai. Saya pernah berada di titik paling hampir menyerah, bahkan usaha sempat berhenti. Tapi saya memilih untuk mencoba lagi. Karena kunci utamanya adalah berani bangkit dan tidak mudah menyerah.” Ujarnya, (Sabtu, 7/2/2026). Bapak Baedowy juga menegaskan bahwa produk hasil daur ulang tidak memiliki masa kadaluwarsa seperti produk makanan. Hal tersebut menjadikan bisnis ini relatif aman dari risiko kerugian akibat barang tidak terjual. Keunggulan lainnya adalah modal awal yang dapat disesuaikan dengan skala usaha. Mesin-mesin yang digunakan di perusahaannya pun dirancang dan dimodifikasi sendiri berdasarkan pengalaman lapangan yang ia miliki.

Pada kesempatan tersebut, Bapak Baedowy juga menjelaskan tahapan teknis pengolahan sampah plastik. Ia memaparkan bahwa tidak semua jenis plastik dapat diproses dengan metode yang sama. Jenis plastik yang umum dijual antara lain PET, PP, LD, dan HDPE. Tahapan pengolahan dimulai dari proses seleksi bahan berdasarkan kode dan teksturnya. Setelah itu, plastik dicuci untuk menghilangkan kotoran dan sisa cairan. Proses penggilingan dilakukan menggunakan mesin khusus agar menghasilkan ukuran serpihan yang seragam. Setelah menjadi cacahan, bahan dikeringkan sebelum dipasarkan ke pabrik mitra. Ia menekankan bahwa ketelitian dalam pemilahan sangat menentukan kualitas produk akhir. Edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari rumah juga menjadi faktor pendukung keberhasilan daur ulang.

Dalam kunjungan ini, Ketua Yayasan Habilis Indonesia Madani, Arif, S.Sos., M.AP., hadir bersama tim untuk belajar secara langsung praktik pengolahan sampah yang telah dijalankan oleh CV. Grup Majestic Buana. “Bagi kami, kunjungan ini adalah bagian dari proses belajar untuk memperkuat arah yayasan di bidang lingkungan. Pengolahan sampah plastik bukan hanya soal bisnis, tetapi juga berdampak sosial dan berkelanjutan. Bisa dikatakan ini wujud dari kewirausahaan sosial yang tidak hanya berbicara soal bisnis, tetapi juga tentang dampak sosial dan keinginan lingkungan.” Ujarnya, (Sabtu, 7/2/2026). Menurutnya, pengembangan usaha berbasis lingkungan dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat. Ia juga menilai bahwa kolaborasi antara yayasan dan pelaku usaha akan memperkuat dampak yang dihasilkan. Kunjungan ini menjadi langkah awal untuk menyusun program yang lebih terarah. Yayasan berencana melakukan kajian lanjutan terkait implementasi pengolahan sampah di tingkat komunitas binaan.


Secara keseluruhan, kunjungan ini memberikan wawasan baru mengenai praktik pengelolaan sampah plastik yang produktif. Pengolahan limbah tidak lagi dipandang sekadar sebagai aktivitas pembersihan lingkungan, tetapi juga sebagai peluang usaha. Kolaborasi antara sektor sosial dan dunia usaha diharapkan mampu menciptakan solusi berkelanjutan. Dengan dukungan inovasi dan komitmen bersama, permasalahan sampah plastik dapat ditekan secara bertahap. Yayasan Habilis Indonesia Madani melihat pentingnya membangun kesadaran kolektif tentang nilai ekonomi limbah. Selain itu, pendekatan edukatif kepada masyarakat akan menjadi bagian penting dalam program ke depan. Upaya ini diharapkan tidak mampu membuka lapangan kerja baru berbasis lingkungan. Melalui langkah nyata dan strategi kemitraan, pengelolaan sampah dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Kunjungan ini sekaligus menegaskan komitmen yayasan untuk terlibat aktif dalam isu kemiskinan. Dengan semangat kolaborasi, diharapkan lahir inovasi-inovasi baru demi lingkungan yang lebih bersih dan produktif.

Komentar (0)

Tinggalkan Komentar

Ikuti berita kami

Masukkan email Anda dan klik Subscribe untuk update berita terbaru dari kami!

H I M

Jalan Cumi-Cumi Dusun Ampo
Dukuhmencek, Sukorambi
Jember

Phone: +62 812 4684 1187
Email: admin@habilisindonesiamadani.id

Lembaga

  • Habilis Rehabilitation Centre
  • Lembaga Bantuan Hukum
  • Habilis Tredpaction Centre
  • Madani Bisnis Centre
  • Jember Riset Development Centre

Media Sosial

© Copyright Habilis Indonesia Madani. All Rights Reserved
Designed by Team IT Habilis Indonesia Madani